Pemerintah Desa

RANDUPITU

Jl. Raya Gunung Gangsir No. 17 Desa Randupitu Gempol - Kode Pos : 67155
Kecamatan Gempol - Kabupaten Pasuruan
JAWA TIMUR

.

.

Desa Randupitu Menjadi Smart Village Berkat Jaringan Digital, Pemkab Pasuruan Didesak Buatkan Perda

Diposting 1 tahun yang lalu 557 Kali Dibaca
Gambar Berita Desa Randupitu Menjadi Smart Village Berkat Jaringan Digital, Pemkab Pasuruan Didesak Buatkan Perda

#berita

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan meminta DPRD dan Pemkab Pasuruan membuatkan payung hukum atau aturan tentang pengelolaan pemdes agar bisa menjalankan inovasi yang dibuat untuk kemajuan desa.

Kades Randupitu, M Fuad mengatakan, secara garis besar desanya sudah memiliki sebuah sistem berupa aplikasi yang nantinya akan memudahkan pelayanan untuk masyarakat di tingkat desa.

"Hanya saja, kami belum bisa menjalankan maksimal karena belum ada payung hukumnya. Sehingga, kami perlu bantuan dari Pemda dan DPRD untuk membuatkan perdanya," kata Fuad, Selasa (30/7/2024).

Fuad mengatakan, di era serba digital ini transformasi teknologi telah melanda berbagai aspek kehidupan, termasuk desa-desa yang dahulu terisolasi dari gelombang digital.

"Kami berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital di mana kami membangun jaringan digitalisasi yang akan menghimpun dan menyimpan segala keperluan baik Data Base Pemerintah, Pelayanan dan Juga Informasi," terangnya.

Menurutnya, pihaknya sudah membangun Aplikasi berbasis Web. Ia menyebut, web ini merupakan kumpulan data dan pemanfaatan dalam pelayanan di desa Randupitu selama ini.

Namun, kata kades, pemanfaatan data itu memerlukan pihak lain salah satunya adalah Data Kependudukan dan TTE atau tanda tangan Elektronik Web yang membutuhkan jaringan data base Web Servive.

Arifin, Sekretaris Komisi I sepakat dengan usulan pembuatan perda tentang pengoptimalan inovasi yang dibuat oleh desa. Arifin sepakat untuk dibuatkan Perbup Tata Naskah Dinas Pemdes untuk memback-up pelayanan terpadu di Randupitu.

"Sehingga dengan adanya perda, pihak desa punya kewenangan untuk memanfaatkan jaringan digital itu. Mulai membuat inovasi sampai menjalankan inovasi, sehingga bisa memberikan kemudahan dan manfaat untuk masyarakat," terangnya.

Yang kedua, kata politisi PDI Perjuangan ini, perlu dilakukan tes lebih dulu apakah aplikasi ini layak, seberapa kuat keamanan ruang cyber agar tidak mudah dibobol dan sebagainya. "Perlu dites betul dulu sebelum diluncurkan," tutupnya. *****



Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Desa Randupitu Menjadi Smart Village Berkat Jaringan Digital, Pemkab Pasuruan Didesak Buatkan Perda, https://surabaya.tribunnews.com/2024/07/30/desa-randupitu-menjadi-smart-village-berkat-jaringan-digital-pemkab-pasuruan-didesak-buatkan-perda.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana





Postingan Lainnya
Rapat Koordinasi dan Pemberian Insentif RT/RW Desa Randupitu Sukses Digelar
Desa Randupitu menggelar Rapat Koordinasi dan Pemberian Insentif bagi seluruh Ketua RT/RW se-Desa Randupitu pada hari Senin, 24 Maret 2025, mulai pukul 19.30 WIB di Balai Desa Randupitu. Acara ini dihadiri oleh Ketua RT/RW, Kepala Desa Randupitu Mochammad Fuad, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa (Pemdes) Randupitu, serta perwakilan KIM Gempar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar-elemen masyarakat dalam mewujudkan keamanan, kemajuan, dan kesejahteraan desa. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BPD yang menyampaikan “Pembinaan Keamanan Desa”. Dalam paparannya, Bapak Suwito selaku Ketua BPD menekankan pentingnya kolaborasi antara RT/RW dengan warga dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. “Keamanan desa adalah tanggung jawab bersama. Melalui koordinasi rutin dan kewaspadaan, kita dapat mencegah potensi gangguan,” ujarnya. Selanjutnya, Bhabinkamtibmas menyampaikan materi tentang “Pemanfaatan Komunikasi Antar Ketua RT/RW dengan Seluruh Elemen Masyarakat”. Ia mengajak Ketua RT/RW memaksimalkan media komunikasi, termasuk grup WhatsApp dan pertemuan rutin, untuk mempercepat respons terhadap isu keamanan. “Koordinasi cepat dan transparan adalah kunci menangkal ancaman,” tegasnya. Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, kembali menggaungkan visi-misinya yakni “Terwujudnya Desa Randupitu yang Maju, Mandiri, Damai, Sejahtera, dan Berkelanjutan melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance)”. Dalam paparannya, Fuad menjelaskan langkah konkret yang akan diambil, seperti peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan anggaran desa (musrenbang) dan transparansi pengelolaan dana desa. “Kami ingin seluruh warga merasa memiliki program pembangunan ini. Hanya dengan gotong royong, visi ini bisa tercapai,” ucapnya. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi RT/RW, Kepala Desa menyerahkan insentif secara simbolis kepada perwakilan RT/RW. Pemberian ini diharapkan memotivasi para pengurus untuk lebih aktif dalam menjalankan tugas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan Randupitu yang lebih baik. Pemerintah desa mengajak seluruh elemen untuk terus berkontribusi demi kemajuan bersama.
1 tahun yang lalu 727 Kali Dibaca

Jalan Santai Dusun Randupitu Meriahkan Peringatan Kemerdekaan RI ke 79
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia, warga Dusun Randupitu Desa Randupitu menggelar acara Jalan Santai pada Minggu pagi, 18 Agustus 2024. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan warga ini dimulai pukul 06.00 WIB, dengan titik kumpul di Balai Desa Randupitu. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Dusun Randupitu, Bapak Sutrisno, yang mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan. “Jalan Santai ini adalah bentuk kebersamaan kita sebagai warga Dusun Randupitu dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ungkapnya dalam sambutannya. Setelah sambutan, para peserta yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan antusias memulai rute jalan santai yang telah disiapkan oleh panitia. Rute yang dilalui melintasi sejumlah titik strategis di desa, termasuk persawahan dan kawasan pemukiman warga, sehingga para peserta dapat menikmati udara segar pagi hari dan pemandangan alam sekitar. Tidak hanya sekadar berjalan santai, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung. Hadiah-hadiah tersebut semakin menambah semangat warga dalam mengikuti kegiatan ini. Acara jalan santai ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sebagai wujud semangat gotong royong dan kebersamaan warga Dusun Randupitu dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan sesi foto bersama di Balai Desa Randupitu, sebagai kenang-kenangan dari momen kebersamaan yang penuh makna ini.
1 tahun yang lalu 543 Kali Dibaca

SD Muhammadiyah 2 Bangil Kunjungi TPS Pempes Desa Randupitu untuk Belajar Pengolahan Sampah
TPS (Tempat Pengelolaan Sampah) Pempes di Desa Randupitu menjadi destinasi studi lapangan bagi siswa-siswi Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kegiatan Study Terap: Belajar dan Mengenal Pengolahan Sampah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis tentang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Sebanyak puluhan siswa siswi dan guru pendamping tiba di TPS Pempes pagi hari dan disambut hangat oleh pengelola TPS serta perwakilan dari Pemerintah Desa Randupitu. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan sistem pengolahan sampah terpadu yang telah berhasil diterapkan di TPS Pempes, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik hingga proses daur ulang dan pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Siswa-siswi diajak berkeliling melihat proses pemilahan sampah, pengomposan, dan pembuatan produk daur ulang seperti kerajinan tangan dari sampah plastik. Mereka juga diberikan penjelasan tentang bagaimana sampah organik diolah menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk pertanian. Selain itu, pengelola TPS Pempes memaparkan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).   Perwakilan dari Pempes Randupitu menyambut baik kunjungan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan. “Kami bangga TPS Pempes bisa menjadi tempat belajar bagi generasi muda. Semoga apa yang mereka pelajari hari ini bisa menjadi inspirasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tuturnya.   Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan pengelolaan lingkungan seperti ini, siswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat langsung praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Harapannya, mereka dapat menerapkan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap kelestarian alam.
1 tahun yang lalu 590 Kali Dibaca

Informasi
Map Balai Desa