Desa Randupitu Siap Menuju Desa Berseri 2025 Penataan Lingkungan Jadi Fokus Utama
Dalam rangka persiapan mengikuti Lomba Desa Berseri 2025, Pemerintah Desa Randupitu menggelar rapat koordinasi pada hari Jumat, 21 Februari 2025, bertempat di Balai Desa Randupitu, Gempol. Rapat ini bertujuan untuk membahas strategi penataan lingkungan di setiap dusun guna menciptakan desa yang bersih, sehat, dan lestari. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Randupitu Bapak Mochammad Fuad, Bapak Tony, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinkamtibmas, perangkat desa (Pemdes), ketua RT/RW, pemuda desa, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Dalam sambutannya, Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. “Desa Berseri bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan yang sehat dan lestari,” ujarnya. Salah satu fokus utama dalam persiapan ini adalah penataan lingkungan di setiap titik dusun. Hal ini mencakup beberapa aspek penting, seperti: 1. Pengelolaan Sampah – Penerapan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik serta penyediaan tempat sampah di lokasi-lokasi strategis. 2. Penghijauan – Penanaman pohon dan tanaman hias di sepanjang jalan desa serta perawatan taman desa. 3. Kebersihan Fasilitas Umum – Pembersihan dan perawatan sarana umum seperti balai desa, masjid, sekolah, dan pasar. 4. Pemberdayaan Masyarakat – Keterlibatan aktif warga, terutama pemuda, dalam menjaga dan merawat lingkungan. Dengan adanya program Desa Berseri 2025, diharapkan Desa Randupitu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menciptakan lingkungan yang asri, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga. Semua pihak yang hadir dalam rapat sepakat untuk bekerja sama dan berkontribusi demi suksesnya program ini. “Dengan semangat gotong royong, kita yakin bisa mewujudkan Desa Randupitu yang lebih baik dan siap bersaing dalam Lomba Desa Berseri 2025,” tutup Kepala Desa. Rapat ini menjadi langkah awal dalam perjalanan Desa Randupitu menuju desa yang lebih hijau dan bersih. Seluruh warga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan mendukung keberhasilan program ini.
1 tahun yang lalu
550 Kali Dibaca
Siswa SMP Maarif Pandaan Belajar Wirausaha di Tempat Usaha Kades Randupitu
Para Siswa SMP Maarif Pandaan mengikuti kegiatan belajar wirausaha di tempat usaha milik Kepala Desa Randupitu, Bapak Mochammad Fuad, yang berlokasi di Dusun Babat, Desa Randupitu pada hari Sabtu, 16 November 2024. Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh sejumlah siswa dengan didampingi oleh Bapak Sya'roni selaku guru pendamping yang juga berdomisili di Dusun Babat. Dalam kegiatan ini, para siswa diajak belajar langsung dengan melihat pembuatan kusen dan aneka kreasi produk bangunan dari semen, sebuah keterampilan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Mereka mendapatkan penjelasan dan praktik tentang proses pembuatan, mulai dari persiapan bahan hingga teknik finishing yang menghasilkan produk dari semen yang berkualitas. Bapak Mochammad Fuad menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk mengembangkan jiwa wirausaha sejak dini. "Dengan keterampilan seperti ini, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memiliki bekal praktis yang dapat menjadi peluang usaha di masa depan," ujarnya. Sementara itu, Bapak Sya'roni menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai dunia kerja dan industri kecil. "Keterlibatan siswa dalam praktik seperti ini sangat penting agar mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memahami proses produksi yang nyata," jelasnya. Kegiatan belajar wirausaha ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat semangat mempelajari setiap tahap pembuatan kusen, mulai dari mencetak hingga memperhalus hasil akhir. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMP Maarif Pandaan dapat termotivasi untuk terus berkreasi dan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat di masa depan.
1 tahun yang lalu
594 Kali Dibaca
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN
2 tahun yang lalu
1398 Kali Dibaca