Visi dan Misi
Diposting 1 tahun yang lalu
618 Kali Dibaca
#berita
Visi
Terwujudnya Desa Randupitu yang Maju, Mandiri, Damai, Sejahtera dan Berkelanjutan melalui Tata Kelolah Pemerintahan yang Good Governance
Misi
1. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan berbasis E-Government
2. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Pembangunan dan Pemberdayaan secara Adil dan Proporsional
3. Meningkatkan Potensi Sumber Daya Manusia untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Randupitu
4. Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Sektor Perekonomian Masyarakat Desa Randupitu
5. Meningkatkan Peran Desa Untuk Menciptakan Pendidikan dan Kesehatan yang Baik
6. Meningkatkan Peran Desa untuk Mengurangi Angka Pengangguran
7. Meningkatkan Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan Hidup Masyarakat Desa Randupitu
Postingan Lainnya
GASPOL", Bareng Mas Fuad, mengarah Randupitu Zero Stunting.
Salah satu kunci utama dalam penindakan permasalahan stunting ialah pola pengasuhan semenjak 1000 hari awal kehidupan( HPK). Buat itu warga atau keluarga butuh mendapat pengetahuan tentang pengasuhan yang sempurna mulai semenjak dalam isi sampai umur 2 tahun. Perihal tersebut yang ditegaskan oleh Kepala desa Randupitu Mochammad Fuad yang akrab dipanggil Mas Fuad dengan program," GASPOL",(Gerakan Obati Stunting Pokoke Ojo Lali) Bareng Mas Fuad, mengarah Randupitu Zero Stunting. "Stanting ini jadi atensi spesial aku, sebab masa depan kanak- kanak generasi kedepan itu terpaut dengan stanting, hingga hingga buat stanting aku kaitkan dengan singkatan nama panggilan aku, biar jadi pengingat," Ucap Mas Fuad. MAS FUAD sendiri mempunyai akronim kata: M- eteng kudu lumayan gizi. A- si eksklusif nganti balita 6 wulan. S- anitasine mari diapiki F- e teratur diombe. U- kur duwure lan timbang di posyandu. A- yo lengkapi imunisasi D- iakehi mangan iwak. Perihal tersebut di informasikan pada jurnalis Pojok Kiri dikala memantau kegiatan aktivitas teratur rumah desa sehat( RDS) di posyandu bayi dusun Gesing" MAWAR" desa Randupitu, kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2023, dalam rangka Kapeng 1000/ kampanye pengasuhan 1000 HPK( hari awal kehidupan), Selasa( 26/ 09/ 2023), sekalian Sustainability Program Ayo Tangkal Stanting dengan Pintar dari PT Etika Dairies Indonesia. Di hadapan partisipan yang terdiri dari 15 bunda berbadan dua, serta 35 bayi( bunda yang mempunyai anak di dasar 2 tahun/menyusui (baduta) serta bunda dari anak di dasar 5 tahun( bayi) yang jadi sasaran utama aktivitas ini, kepala desa Randupitu, Eko pasangan desa dari kecamatan Gempol, Risky perwakilan managemen PT Etika Dairies Indonesia, Suciati Kesra Kecamatan Gempol, Nurul Komariah narasumber dari Puskesmas Kepulungan, secara bergantian membagikan pembekalan berartinya penindakan stantong semenjak dini. Mas Fuad berharap angka stantong di desa Randupitu menurun dengan mengajak seluruh staekholder berpartisipasi membagikan support," harapan kami di desa Randupitu ini angka stanting terus menurun, dalam perihal ini PT. Etika telah mensupport buat akumulasi gizi dari anak bayi serta bunda berbadan dua, mudah- mudahan program CSR ini dapat berkepanjangan tidak menyudahi disini saja," harapnya. Perihal senada pula di sampaikan Rizky perwakilan managemen,"Alhamdulillah hari ini dapat berpartisipasi dengan Pak Kades, pembukaannya berjalan dengan baik, mudah- mudahan kedepannya pula baik, fokusnya buat kami terpaut stanting daerah desa Randupitu, kedepannya dapat jadi masukan buat managemen biar masing-masing bulannya dicoba," terangnya. Pada peluang yang sama Eko Subekti pendamping kecamatan, menuturkan bahwasannya pergerakan stanting ini seluruh stakeholder memiliki kewajiban, tidak cuma desa saja, satu dinas saja, ataupun satu kementrian saja. Cocok Perpres nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penyusutan Stunting yang holistik, integratif, serta bermutu lewat koordinasi, sinergi, serta sinkronisasi di antara pemangku kepentingan. Perpres ini ialah pengganti Peraturan Presiden No 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan revisi Gizi. Targetnya "Percepatan angka stanting tahun 2014 minimun 14% Se- Indonesia, hingga seluruh kementrian serta birokrasi diperintahkan Presiden buat menunjang Perpres itu, kesimpulannya timbul yang namanya 7 sasaran percepatan penindakan stanting, 7 sasaran itu wajib ditentukan, mangkanya Pak Kades muncul disini dalam rangka memandang langsung keadaan warganya, pak kades wajib dapat membenarkan sehat tidaknya," urainya. Masih bagi Eko, Stanting itu wajib dipantau terus, tidak dapat penangkalan stanting itu dicoba cuma setahun ataupun 2 tahun saja, sebab tiap tahun terdapat orang kawin, tiap tahun terdapat orang melahirkan, tiap tahun terdapat anak balita. Kedudukan orang tua pula sangat berarti, paling utama Bunda. Sasaran percepatan penindakan stanting pula di jabarkan oleh Nurul Komariyah dari puskesmas Kepulungan, baginya 1000 HPK merupakan fase kehidupan yang diawali semenjak terjadinya bakal anak pada masa kehamilan( 270 hari) hingga dengan anak berumur 2 tahun( 736hari). Pada periode inilah organ- organ berarti serta sistem badan mulai tercipta dengan pesat mulai dari kesehatan saluran cerna, pertumbuhan organ metabolik, pertumbuhan kognitif perkembangan raga serta kematangan sistem imun. Oleh karena itu periode 1000 hari awal kehidupan ini disebut dengan sebutan periode emas. Sebab pada periode ini terjalin pertumbuhan yang sangat kilat sel- sel otak serta terjalin pertumbuhan serabut- serabut saraf dan cabang- cabangnya sehingga tercipta jaringan saraf serta otak yang lingkungan. Pertumbuhan otak ini nyaris sempurna yaitu menggapai 80%, sehingga hendak memastikan kualitas manusia pada waktu depan. Konsumsi makan yang tidak cocok dengan kebutuhan gizi serta berlangsung dalam waktu lama diucap dengan stunting yang hendak mulai terjalin dikala anak masih terletak dalam isi serta nampak dikala mereka merambah umur 2 tahun," lanjutnya. Sehingga sangat berarti sekali bimbingan untuk Bunda berbadan dua dalam memainkan kedudukannya di Peroide Emas ini. Tidak hanya itu apa saja sih yang bunda berbadan dua wajib tahu? Jadi bunda yang bijak serta pintar wajib didukung oleh pengetahuan serta ketrampilan. Tiap bunda memiliki peranan serta keistimewaan serta seseorang bunda sanggup melaksanakan gunanya dengan baik dengan ditunjang oleh pengetahuan. Usai memperoleh materi, 15 bunda hamil, serta 35 bayi memperoleh Bingkisan minuman serta santapan bergizi dari PT Etika, di serahkan langsung oleh Risky di dampingi Mas Fuad. " Mudah- mudahan jadi berkah buat kehidupan generasi mendatang," Pungkas Mas Fuad.
1 tahun yang lalu
568 Kali Dibaca
Kegiatan Rutin Rumah Desa Sehat (RDS) Sosialisasi IDL dan Program SETALI
Pada hari Jumat, 11 November 2023, Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Randupitu menggelar kegiatan rutin dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Indeks Desa Sehat (IDL) dan meluncurkan Program SETALI (Sertifikat Balita Lulus Imunisasi). Kegiatan ini berlangsung dengan dukungan langsung dari PT. Etika Dairies Indonesia. RDS merupakan inisiatif yang telah berjalan dengan baik dalam membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Pada kegiatan ini, dilakukan sosialisasi mengenai Indeks Desa Sehat (IDL). IDL menjadi tolok ukur yang mencakup aspek kesehatan, sanitasi, gizi, pelayanan kesehatan, dan lingkungan. Masyarakat diajak untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan nilai IDL di desa mereka, sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas. Selain itu, diselenggarakan peluncuran Program SETALI yang merupakan upaya konkret dalam meningkatkan cakupan imunisasi di kalangan balita. Program ini menggalakkan imunisasi lengkap pada balita, dan setiap balita yang berhasil menyelesaikan imunisasi akan menerima Sertifikat SETALI. Sertifikat ini tidak hanya menjadi bukti pencapaian kesehatan bagi balita, tetapi juga sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi. Kerjasama dengan PT. Etika Dairies Indonesia menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. PT. Etika Dairies Indonesia memberikan dukungan berupa bantuan logistik, pendampingan, dan pemahaman mengenai pola hidup sehat, terutama dalam hal gizi dan nutrisi bagi masyarakat desa. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah desa, petugas kesehatan, perwakilan PT. Etika Dairies Indonesia, serta masyarakat setempat. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam kegiatan sosialisasi dan diskusi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa yang sehat, berdaya, dan mandiri. Semoga sinergi antara pemerintah desa, instansi kesehatan, dan perusahaan dapat terus memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
1 tahun yang lalu
530 Kali Dibaca
KUB Desa Randupitu Gelar Pelatihan Pembuatan Keripik Kelor
Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Randupitu mengadakan pelatihan pembuatan keripik kelor pada hari Senin, 19 Agustus 2024. Pelatihan yang diadakan di Balai Desa Randupitu ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah tanaman kelor menjadi produk bernilai tambah dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Pelatihan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diikuti oleh puluhan peserta, terutama ibu-ibu rumah tangga dan pemuda desa. Dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan mulai dari pemilihan daun kelor yang berkualitas, teknik pengolahan, hingga cara pengemasan yang menarik agar produk keripik kelor memiliki daya saing di pasaran. Ketua KUB Desa Randupitu, Ibu Radhita Restu Pratiwi, S.Kom., dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal. "Tanaman kelor sangat melimpah di desa kita, dan melalui pelatihan ini, kami berharap warga dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk meningkatkan ekonomi keluarga," ujarnya. Selain mendapatkan pelatihan teknis, peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang strategi pemasaran dan manajemen usaha kecil. Harapannya, keripik kelor yang dihasilkan oleh warga Desa Randupitu dapat menjadi produk unggulan desa yang dikenal luas, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di luar daerah. Para peserta pelatihan menyambut antusias kegiatan ini dan berharap dapat segera mempraktikkan ilmu yang didapatkan. "Ini peluang yang bagus, karena selain mudah dibuat, keripik kelor juga memiliki potensi pasar yang luas mengingat manfaat kesehatannya yang tinggi," ujar salah satu peserta pelatihan. KUB Desa Randupitu berencana untuk terus mengadakan pelatihan serupa di masa mendatang, dengan berbagai inovasi produk lainnya, guna terus mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat.
1 tahun yang lalu
448 Kali Dibaca
Map Balai Desa