Penyuluhan Tuberculosis (TBC) di Desa Randupitu Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Desa Randupitu mengadakan penyuluhan kesehatan bertema Tuberculosis (TBC) di Balai Desa Randupitu Pada hari Jumat, 15 November 2024 yang dimulai pukul 09.00 hingga selesai. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya TBC, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini terhadap penyakit menular tersebut. Penyuluhan ini menghadirkan pemateri dari Puskesmas Kepulungan yang menjelaskan secara rinci tentang gejala TBC, cara penularan, serta prosedur pengobatan bagi penderita. Pemateri menekankan bahwa TBC adalah penyakit yang bisa disembuhkan jika terdeteksi dan diobati sejak dini, serta menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan personal hygiene untuk mengurangi risiko penyebaran. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Pendamping Desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, PKK, Guru, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Gempar, serta perwakilan dari Babinsa dan Babinkamtibmas. Keberagaman peserta ini menunjukkan kepedulian masyarakat Desa Randupitu terhadap peningkatan kesehatan lingkungan sekitar. Dalam penyuluhan ini, peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar TBC, dan pemateri menanggapi dengan berbagai informasi praktis dan solusi yang dapat diterapkan sehari-hari. Selain itu, acara ini juga mengajak warga untuk aktif memantau kesehatan lingkungan serta mengajak mereka untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala yang mencurigakan. Melalui kegiatan ini, Desa Randupitu berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya penanganan TBC.
1 tahun yang lalu
588 Kali Dibaca
Kepala Desa Randupitu Wakili Jawa Timur di Program Benchmarking China
Mochammad Fuad, Kepala Desa Randupitu, Gempol, Pasuruan, menjadi salah satu dari 14 Kepala Desa terpilih untuk mengikuti Village Head Benchmarking Program ke China. Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan Pemerintah China, dan akan berlangsung pada tanggal 18-28 September 2024. Sebelum keberangkatannya, Mochammad Fuad berpamitan kepada Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, pada Kamis pagi 12 September 2024. Andriyanto mengapresiasi prestasi Desa Randupitu yang berhasil di bawah kepemimpinan Mochammad Fuad. Ia menyebut bahwa terpilihnya Mochammad Fuad dalam program ini bukan tanpa alasan, melainkan karena kemajuan signifikan yang telah dicapai Desa Randupitu, termasuk dalam hal penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang selalu tepat waktu, serta pengelolaan sampah yang efektif dan inovatif. "Ada banyak kemajuan yang dialami Desa Randupitu. Mulai dari penetapan APBDes yang tepat waktu sampai pengelolaan sampah yang luar biasa. Bukan hanya zero waste, tapi juga memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itulah sebabnya Mochammad Fuad terpilih untuk mengikuti program ini," ujar Andriyanto. Village Head Benchmarking Program merupakan program yang dirancang khusus oleh Kementerian Desa untuk para Kepala Desa yang dinilai berhasil dalam membangun desanya dari berbagai aspek, seperti pengelolaan keuangan, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengalaman internasional bagi para Kepala Desa dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka, dengan mempelajari praktik terbaik dari China dalam bidang pembangunan desa. Surat undangan dari The Economic and Commercial Office Embassy of The People's Republic of China in the Republic of Indonesia dengan Ref No. JSC (2024-163) menyebutkan bahwa 14 Kepala Desa yang terpilih akan mengikuti batch ke-4 dari program ini. Berikut daftar lengkap 14 Kepala Desa yang terpilih: 1. Bastomi, Kepala Desa Darussalam, Panyabungan Kota, Mandailing Natal, Sumatera Utara 2. Daud Rizal, Kepala Desa Banjarsari, Warunggunung, Lebak, Banten 3. Ujang Ma’mun, Kepala Desa Palasarigirang, Kalapanunggal, Sukabumi, Jawa Barat 4. Ari Setiawan, Kepala Desa Krasak, Salaman, Magelang, Jawa Tengah 5. Takhfiful M., Kepala Desa Kebonagung, Bandongan, Magelang, Jawa Tengah 6. Mochammad Fuad, Kepala Desa Randupitu, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur 7. H. Joko Siswanto, Kepala Desa Jeruk, Kartoharjo, Magetan, Jawa Timur 8. Bakhtiar Efendi, Kepala Desa Bawangan, Ploso, Jombang, Jawa Timur 9. Anuar Sadat, Kepala Desa Dabulon, Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara 10. La Ode Rahmapo, Kepala Desa Kodingia, Lohia, Muna, Sulawesi Tenggara 11. Lalu Syairifuddin, Kepala Desa Kateng, Praya Barat, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur 12. Ngogo Routa, Kepala Desa Karuni, Loura, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur 13. Sahatu M. Saleh, Kepala Desa Soasangaji, Kota Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara 14. Novilius Hayangua, Kepala Desa Kupa-kupa, Tobelo Selatan, Halmahera Utara, Maluku Utara Keikutsertaan Fuad dalam program ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan Desa Randupitu, serta memperluas peluang kerja sama internasional yang bermanfaat bagi masyarakat desa.
1 tahun yang lalu
1037 Kali Dibaca
Pasar Murah Desa Randupitu Meriahkan HUT RI ke-79 di Kabupaten Pasuruan
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan menggelar acara Pasar Murah yang berlangsung di Lapangan Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis, 15 Agustus 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting, termasuk Dr. Andriyanto, SH, M.Kes selaku PJ Bupati Pasuruan, Samsul Hidayat, S.Ag., M.PdI., Ketua FPKB DPRD Kabupaten Pasuruan, serta sejumlah perwakilan dari berbagai OPD, PKK Kecamatan, IKM dan UKM, Bank Indonesia, Bulog, PT Sinergi Gula Nusantara Pasuruan, Bank Jatim, dan perusahaan lainnya seperti Indofod dan Elson Benadi dan PT Intim Harmonis. Acara Pasar Murah ini juga dimeriahkan dengan penampilan produk unggulan daerah, khususnya dari UMKM Desa Randupitu, serta hiburan musik elektone yang memeriahkan suasana. Dalam sambutannya, Samsul Hidayat, S.Ag., M.PdI., selaku perwakilan Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan, menyampaikan dukungannya terhadap program pasar murah ini. Ia menegaskan bahwa program-program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung keberlanjutan UMKM lokal. "Kami selalu mendukung program-program yang bermanfaat untuk masyarakat. Pasar murah ini, misalnya, dapat menjadi ajang peningkatan semangat para pelaku UMKM," ujar Samsul. Sementara itu, perwakilan dari Bank Indonesia Cabang Malang juga memberikan sambutan terkait penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang semakin digalakkan. Dijelaskan bahwa QRIS kini dapat digunakan untuk transaksi lintas negara, seperti di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Pada acara ini, Bank Indonesia juga menggelar program "Tebus Murah Rp 79 Dapat Minyak Goreng" sebagai bagian dari perayaan HUT RI ke-79. PJ Bupati Pasuruan, Dr. Andriyanto, SH, M.Kes, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukurnya atas stabilitas ekonomi di Kabupaten Pasuruan, meskipun inflasi daerah sempat menjadi tantangan. Beliau juga menekankan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah situasi ekonomi yang sulit. "Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat Pasuruan dapat membeli produk-produk dengan harga yang lebih terjangkau," tuturnya. Acara ceremonial ini ditutup dengan pemotongan pita oleh PJ Bupati Pasuruan sebagai tanda dibukanya Pasar Murah, yang dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Setelah itu, tamu undangan berkesempatan mengunjungi stan-stan pasar murah untuk melihat dan berbelanja produk-produk yang ditawarkan. Pasar Murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Kabupaten Pasuruan, khususnya di Desa Randupitu.
1 tahun yang lalu
530 Kali Dibaca