Pemerintah Desa

RANDUPITU

Jl. Raya Gunung Gangsir No. 17 Desa Randupitu Gempol - Kode Pos : 67155
Kecamatan Gempol - Kabupaten Pasuruan
JAWA TIMUR

.

.

TPS 3R PEMPES (Pemuda Peduli Sampah) Desa Randupitu Menerima Kunjungan dari Berbagai Tokoh Penting dan Mahasiswa KKN

Diposting 1 tahun yang lalu 609 Kali Dibaca
Gambar Berita TPS 3R PEMPES (Pemuda Peduli Sampah) Desa Randupitu Menerima Kunjungan dari Berbagai Tokoh Penting dan Mahasiswa KKN

#berita

Pada hari Kamis, 05 Juli 2024, TPS 3R PEMPES (Pemuda Peduli Sampah) Desa Randupitu menerima kunjungan dari berbagai tokoh penting dan mahasiswa. Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Desa Randupitu beserta perangkat desa, perwakilan dari Bappelitbangda, yaitu Ibu Nita dan Bapak Danang, Pak Camat Komari S.H, M.M., Kasi DPMD Kecamatan Tarimen, Ketua PEMPES, dan mahasiswa KKN dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Randupitu yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan usaha yang dilakukan oleh TPS 3R PEMPES dalam mengelola sampah desa. Beliau berharap kunjungan ini dapat memberikan motivasi lebih bagi PEMPES untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Desa Randupitu.

Pak Komari, Camat Gempol, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Beliau juga mengapresiasi kerjasama yang baik antara pemerintah desa, PEMPES, dan masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

Ibu Nita dan Bapak Danang dari Bappelitbangda juga memberikan pandangan mereka mengenai pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah. Mereka berharap TPS 3R PEMPES dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pengelolaan sampah yang efektif dan efisien.

Kasi DPMD Kecamatan Tarimen turut menyampaikan dukungannya terhadap program-program yang dijalankan oleh PEMPES. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ketua PEMPES dalam kesempatan tersebut memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh PEMPES dalam mengelola sampah di Desa Randupitu. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu PEMPES dalam menjalankan tugasnya.

Mahasiswa KKN dari UNU Pasuruan juga turut berbagi pengalaman mereka selama melaksanakan program KKN di Desa Randupitu. Mereka menyampaikan rasa bangga dapat berkontribusi dalam program pengelolaan sampah dan berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke area pengelolaan sampah di TPS 3R PEMPES. Para tamu undangan melihat secara langsung proses pengelolaan sampah dari mulai pemilahan hingga daur ulang. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja PEMPES dan berharap program ini dapat terus berlanjut dan berkembang.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan TPS 3R PEMPES dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan sampah, serta memberikan inspirasi bagi desa-desa lain dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Postingan Lainnya
Peringatan Maulid Nabi di Yayasan Roudlotul Hikmah Randupitu

Pada hari Kamis, 19 September 2024, Yayasan Roudlotul Hikmah Randupitu menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di halaman yayasan. Acara ini dimulai dengan pembacaan sholawat oleh para santri dan jamaah yang hadir, diikuti dengan sambutan dari Ust. H. Makhrus Maksum, S.Ag., M.Pd. yang memberikan penghormatan kepada segenap undangan serta membuka acara dengan khidmat.
Sesi Mauidhotul Hasanah diisi oleh KH Abdul Ghofur, M.Pd. dari Rembang. Dalam ceramahnya, KH Abdul Ghofur mengawali dengan pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta memberikan penghormatan kepada para Kiai, dewan guru, dan jamaah yang hadir. Beliau menekankan bahwa tujuan utama dari acara ini bukan hanya untuk tausiyah, tetapi juga sebagai wadah untuk curhat terkait kekhawatiran terhadap moral generasi muda, terutama dalam menghadapi ancaman narkoba.
KH Abdul Ghofur menjelaskan bahwa akhlak mulia yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW harus terus diajarkan di madrasah dan pesantren, karena tantangan dari luar, seperti peredaran narkoba, bisa merusak moral dan masa depan generasi muda. Ia menggambarkan narkoba sebagai musuh besar yang menghancurkan akal sehat, kecerdasan, dan nilai kemanusiaan, menjadikan seseorang kehilangan tujuan hidup dan terjerumus dalam kesenangan sesaat yang membinasakan.
Dalam ceramahnya, KH Abdul Ghofur juga menyinggung peredaran narkoba di daerah Randupitu yang sudah sangat memprihatinkan. Ia menyerukan agar pendidikan agama diperkuat dengan mengirim anak-anak ke TPQ, Madrasah Diniyah, serta pondok pesantren. Selain itu, peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya di malam hari, dianggap sangat penting karena saat itulah peredaran narkoba dan pergaulan bebas sering terjadi.
Di akhir ceramah, KH Abdul Ghofur menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan infak dan dukungan kepada lembaga pendidikan agama seperti TPQ dan madrasah. Kontribusi ini, menurut beliau, adalah bentuk amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir bahkan setelah orang tua wafat, karena doa dan bacaan Al-Quran dari anak-anak yang saleh akan terus mendoakan mereka.
Ceramah ditutup dengan doa bersama, memohon perlindungan dan kesehatan dari Allah SWT bagi seluruh jamaah, serta agar generasi muda terhindar dari bahaya narkoba dan terjaga dalam lingkungan yang sehat dan agamis.
1 tahun yang lalu 530 Kali Dibaca

Program RDS Ramadhan untuk Penyandang Disabilitas di Desa Randupitu
Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Bulan suci ini adalah waktu yang penuh rahmat dan berkah. Selain itu, Ramadhan juga menjadi momen yang tepat untuk berbagi dengan sesama, termasuk bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami mengadakan program RDS (Ramadhan untuk Disabilitas) untuk memberikan dukungan dan kebahagiaan kepada 20 orang penyandang disabilitas di Desa Randupitu. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para penyandang disabilitas dalam menghadapi Ramadhan. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasa dihargai dan diakui sebagai bagian dari masyarakat. Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk merasakan kebahagiaan Ramadhan dengan cara yang berbeda. Kegiatan utama dari program RDS Ramadhan adalah memberikan paket Ramadhan kepada 20 orang penyandang disabilitas di Desa Randupitu. Setiap paket terdiri dari makanan dan minuman untuk berbuka puasa, serta bahan makanan untuk menyambut Idul Fitri. Kami memastikan bahwa paket-paket tersebut sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing penerima. Kami percaya bahwa program RDS Ramadhan ini dapat membawa manfaat yang besar bagi para penyandang disabilitas di Desa Randupitu. Selain memberikan bantuan materiil, program ini juga membawa kebahagiaan dan semangat untuk bersama-sama merayakan bulan suci Ramadhan. Kami berharap bahwa program ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli dan berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Semoga program RDS Ramadhan dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan bagi semua penerima dan para penyandang disabilitas. Amin.
1 tahun yang lalu 621 Kali Dibaca

Randupitu Peringati Hari Desa 2025 Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Warga
Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, merayakan Peringatan Hari Desa 2025 dengan penuh semangat dan optimisme. Mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia,” acara ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing. Dalam sambutannya, Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan bahwa desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. “Kami ingin Desa Randupitu tidak hanya berkembang dari segi infrastruktur, tetapi juga dalam hal ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Semangat #RandupituBisa mencerminkan tekad kami untuk terus maju,” ungkapnya. Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam peringatan ini adalah Program Ketahanan Pangan Desa Randupitu. Program ini melibatkan beberapa inisiatif unggulan, seperti: Program-program tersebut bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian dan peternakan yang berkelanjutan serta meningkatkan kemandirian pangan masyarakat desa. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting dalam pemerintahan dan masyarakat, termasuk Pemerintah Desa (Pemdes), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Selain itu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pendamping Desa turut berperan dalam memberikan dukungan teknis dan fasilitasi program desa. Keterlibatan ibu-ibu PKK juga menjadi faktor penting dalam penguatan ketahanan pangan keluarga. Peringatan Hari Desa 2025 ini menjadi momentum strategis dalam membangun sinergi antarwarga dan pemerintah dalam upaya menjadikan Desa Randupitu sebagai desa percontohan. Dengan dukungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa) serta Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Randupitu optimistis menuju desa mandiri yang berdaya saing dan sejahtera. “Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, kami yakin Desa Randupitu dapat menjadi contoh sukses pembangunan berkelanjutan,” pungkas Mochammad Fuad.
1 tahun yang lalu 728 Kali Dibaca

Informasi
Map Balai Desa