Pemerintah Desa

RANDUPITU

Jl. Raya Gunung Gangsir No. 17 Desa Randupitu Gempol - Kode Pos : 67155
Kecamatan Gempol - Kabupaten Pasuruan
JAWA TIMUR

.

.

Membatik, Cara Desa Randupitu Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Lokal

Diposting 1 tahun yang lalu 568 Kali Dibaca
Gambar Berita Membatik, Cara Desa Randupitu Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Lokal

#berita

AKURAT.CO, Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, Desa Randupitu di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menemukan cara unik untuk melestarikan warisan budaya lokal. Dipimpin oleh Kepala Desa Muhammad Fuad, warga diajak untuk belajar dan mengembangkan keterampilan membatik, sebuah seni tradisional yang sarat makna.

Muhammad Fuad percaya bahwa membatik bukan sekadar aktivitas seni, tetapi juga alat untuk menghidupkan kembali kebanggaan akan budaya lokal. Dengan melibatkan ibu-ibu kader PKK, ia mengadakan pelatihan membatik yang mencakup semua tahap, mulai dari mendesain, membatik, proses pewarnaan, hingga penghilangan malam dengan merebus kain.

“Kami ajarkan mulai mendesain, membatik, proses pewarnaan, menghilangkan malam dengan merebus kain hingga menjadi batik,” ujar Muhammad Fuad saat ditemui di desanya, Kamis (25/7/2024). Proses ini tidak dilakukan setengah-setengah, melainkan dengan memperkenalkan teknik dan seni membatik yang otentik.

Desa Randupitu di Kecamatan Gempol, Pasuruan, menemukan cara unik untuk melestarikan warisan budaya lokal. Warga diajak untuk belajar dan mengembangkan keterampilan membatik. (Istimewa )

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk menggali potensi kearifan lokal, terutama budaya seni, serta mempromosikan potensi wilayah Desa Randupitu. Hasilnya adalah batik khas Randupitu yang kaya akan makna dan keindahan melalui goresan batik tulis. Salah satu motif yang berhasil mencuri perhatian adalah Batik Sekar Randu, singkatan dari "Sesek Karo Randu". Motif ini bahkan telah menembus pasar internasional, seperti Korea, dengan mahasiswa dari Universitas Brawijaya (Unibraw) yang memesan batik bermotif tokoh robot untuk dibawa ke sana.

Fuad juga mendorong seluruh masyarakat Desa Randupitu untuk memviralkan batik tulis khas desa mereka. Batik tulis yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK ini memiliki daya tarik tersendiri di dunia fashion, karena diproduksi secara mandiri dan mengandung nilai-nilai lokal yang khas.

Desa Randupitu di Kecamatan Gempol, Pasuruan, menemukan cara unik untuk melestarikan warisan budaya lokal. Warga diajak untuk belajar dan mengembangkan keterampilan membatik. (Istimewa )

“Batik tulis rintisan ibu-ibu PKK ini merupakan batik yang diproduksi sendiri, sehingga batik tulis ini memiliki daya tarik tersendiri di dunia fashion. Ayo siapa lagi kalau bukan kita yang akan besarkan, mengenalkan, dan mencintai produk-produk saudara kita sendiri,” pungkas Fuad.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Desa Randupitu tidak hanya melestarikan kearifan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warganya melalui seni membatik. Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bagaimana tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan, menciptakan harmoni dan kebanggaan dalam masyarakat.

Editor: Syukron Nuaim Hayat

Postingan Lainnya
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN
2 tahun yang lalu 1398 Kali Dibaca

Pengaduan
Wahai masyarakat yang ber,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, no hp : 097867575 email: jkgkgkg ato komentar di bawah ini :
1 tahun yang lalu 491 Kali Dibaca

Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Bersama Pokja 2 TP PKK Desa Randupitu
Kelompok Kerja (Pokja) 2 TP PKK Desa Randupitu mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring pada hari Ahad, 20 Oktober 2024. Acara ini diselenggarakan di Balai Desa Randupitu dan dihadiri oleh puluhan warga yang antusias belajar keterampilan baru. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ekonomi kreatif masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, agar bisa menghasilkan produk rumahan yang berguna serta memiliki potensi sebagai sumber penghasilan tambahan. Para peserta diberikan panduan langkah demi langkah dalam pembuatan sabun cuci piring, dimulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga cara pengemasan yang menarik. Pelatihan dipandu oleh instruktur berpengalaman yang memberikan penjelasan secara rinci tentang cara mencampur bahan kimia yang aman dan efisien. Selain itu, Pokja 2 TP PKK juga mendorong peserta untuk memanfaatkan hasil pelatihan ini sebagai peluang usaha rumahan guna meningkatkan ekonomi keluarga. Pelatihan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab serta pembagian hasil sabun cuci piring kepada seluruh peserta untuk digunakan sebagai contoh atau dipasarkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi warga desa untuk terus berinovasi dan berwirausaha di bidang-bidang lain yang produktif.
1 tahun yang lalu 510 Kali Dibaca

Informasi
Map Balai Desa