Pemerintah Desa

RANDUPITU

Jl. Raya Gunung Gangsir No. 17 Desa Randupitu Gempol - Kode Pos : 67155
Kecamatan Gempol - Kabupaten Pasuruan
JAWA TIMUR

.

.

Profil Masyarakat Desa

Diposting 1 tahun yang lalu 567 Kali Dibaca

Contoh (Sila edit halaman ini sesuai dengan deskripsi desa ini)!

Berdasarkan data desa pada bulan Februari 2010, jumlah penduduk Desa Terong sebanyak 6484 orang. Jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1605 KK.

Jumlah penduduk Desa Terong usia produktif pada tahun 2009 adalah 4746 orang. Jumlah angkatan kerja tersebut jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikannya adalah sebagai berikut:

No.

Angkatan Kerja

L

P

Jumlah

1

Tidak Tamat SD

59

56

115

2

SD

880

792

1672

3

SLTP

813

683

1496

4

SLTA

725

673

1398

5

Akademi

13

11

24

6

Perguruan Tinggi

23

18

41

Jumlah Total

2513

2233

4746

 

Profil sosial masyarakat

Dalam aktivitas keseharian, masyarakat Desa Terong sangat taat dalam menjalankan ibadah keagamaan. Setiap Rukung Tetangga (RT) dan pedukuhan memiliki kelompok-kelompok pengajian. Pada peringatan hari besar Islam, penduduk Desa Terong kerap menggelar acara peringatan dan karnaval budaya dengan tema yang disesuaikan dengan hari besar keagamaan. Sebagian besar warga Desa Terong terafiliasi pada organisasi kemasyarakat Islam Muhammadiyah.

Gelaran perayaan lain selalu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap pedukuhan akan turut serta dan semangat menampilkan ciri khasnya dalam acara peringatan dan karnaval budaya.

Kelompok pemuda di Desa Terong yang tergabung dalam kelompok pegiat Karang Taruna menjadi aktor utama dalam banyak kegiatan desa. Kelompok ini aktif menggelar program kegiatan untuk isu demokrasi kepada warga, penguatan ekonomi produktif, pelatihan penanggulangan bencana, dan kampanye Gerakan Remaja Sayang Ibu (GEMAS).

Sejumlah penduduk Desa Terong bekerja merantau di daerah di luar Yogyakarta. Namun, ikatan sosial mereka terhadap tanah kelahiran tetap tinggi. Penduduk asli Desa Terong yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya misalnya, mereka membentuk paguyuban untuk memelihara silaturahmi antar sesama warga perantauan. Setiap bulan diadakan kegiatan arisan keliling secara bergilir di setiap tempat anggotanya. Setiap dua tahun sekali diadakan pula kegiatan mudik bersama ke kampung halaman di Desa Terong

 

 

Profil politik masyarakat

Warga Desa Terong dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling aktif dan memiliki potensi tertinggi untuk berpartisipasi dalam pemberian suara untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Tingkat partisipasi warga di desa ini terbanyak jika dibandingkan dengan desa lain di Kecamatan Dlingo, Bantul.

Warga Desa Terong sangat aktif dalam mengawal proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta. Banyak warga Desa Terong yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Yogyakarta (GRY) dan aktif dalam beragam kegiatan serta demontrasi mendukung penetapan keistimewaan Yogyakarta. Kepala Desa Terong Sudirman Alfian merupakan Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Desa Ing Sedya Memetri Asrining Yogyakarta (ISMAYA) se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beliau ditunjuk pula sebagai anggota tim perumus RUU Keistimewaan Yogyakarta bersi masyarakat Yogyakarta. Salah satu hal yang diperjuangkan dalam RUU tersebut adalah tidak adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung dalam pemilihan Gubernur DIY; dengan mempertahankan konsep dwi tunggal Sri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Bubernur DIY.

Permasalahan mendasar yang ada di Desa Terong adalah tidak imbangnya jumlah pencari kerja dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Sekalipun jumlah pengangguran di Desa Terong pada Tahun 2009 hanya orang tetapi kebanyakan mereka bekerja di luar Desa. Jadi, perlu gerakan kembali ke Desa serta menarik sumber-sumber ekonomi ke desa agar pencari kerja tidak banyak tersedot ke luar Desa.

 

Sumber:
Laporan Pertanggung Jawaban Lurah Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul tahun 2009.

Postingan Sebelumnya
Profil Desa
Postingan Berikutnya
Awal mula SID
Postingan Lainnya
Program Gaspol Bareng Mas Fuad Aktifkan PMT Pemulihan bagi Balita Terindikasi Stunting
Randupitu, 22 Agustus 2023 diadakan acara pemberian bantuan susu formula untuk 10 orang balita terindikasi stunting. KPM beserta kader kesehatan memberikan Bantuan yang berupa susu formula merk Bio*time yang diberikan kepada balita. Diharapkan selama pemberian susu tersebut terdapat perubahan terhadap balita penderita stunting berupa kenaikan berat badan, namun apabila selama kurun waktu tersebut tidak terdapat perubahan, maka pemberian susu formula tersebut akan diubah dengan pemberian PMT pemulihan yang lain.  Sasaran pemberian bantuan ini terhadap balita yang terindikasi stunting dan dari kalangan keluarga yang kurang mampu. Saat ini pemerintah Desa Randupitu tengah gencar melaksanakan program pencegahan stunting sesuai dengan program inovasi desa Gaspol bareng Mas Fuad (Gerakan Atasi Stunting POKOKE ojok Lali) dengan berbagai bantuan pangan khususnya bagi bayi stunting dan gizi buruk seperti gemar makan ikan , pemberian susu formula dll. Stunting sendiri merupakan kondisi dimana tinggi badan anak jauh lebih pendek dibanding tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama balita penderita stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak anak dalam kandungan hingga masa awal anak lahir. Dengan berkurangnya kasus stunting, diharapkan anak-anak akan tumbuh menjadi sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan kuat dan menjadi generasi yang siap bersaing dimasa depan. Izty
1 tahun yang lalu 560 Kali Dibaca

Profil Desa
1 tahun yang lalu 607 Kali Dibaca

Penyerahan Bantuan Kearifan Lokal UMKM kepada Pelaku Usaha di Desa Randupitu
Pada hari Minggu, 20 Oktober 2024, pukul 15.30 WIB, bertempat di Balai Desa Randupitu, telah dilaksanakan acara Penyerahan Bantuan Kearifan Lokal UMKM kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Randupitu. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting desa, termasuk Kepala Desa Randupitu, Bapak Mochammad Fuad, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB), perangkat desa, serta para pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah desa terhadap pengembangan potensi lokal yang berbasis pada kearifan lokal. Dalam sambutannya, Bapak Mochammad Fuad menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal, sehingga para pelaku UMKM di Desa Randupitu dapat lebih mandiri dan berinovasi dalam menghadapi persaingan pasar. Ketua BPD Randupitu juga menambahkan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari musyawarah desa yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi lokal dan mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka. Ia berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka. Selain itu, Ketua KUB Randupitu mengapresiasi upaya pemerintah desa dalam memperhatikan kesejahteraan pelaku UMKM. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha untuk memperkuat jejaring bisnis lokal.   Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada beberapa pelaku UMKM yang hadir, disertai dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam mengembangkan usaha. Bantuan yang diberikan berupa peralatan produksi, bahan baku, serta pelatihan kewirausahaan untuk menunjang perkembangan usaha. Acara ini diakhiri dengan foto bersama dan diskusi ringan antara perangkat desa dan para pelaku UMKM untuk merancang program lanjutan guna terus mendukung pertumbuhan usaha lokal di Desa Randupitu.
1 tahun yang lalu 644 Kali Dibaca

Informasi
Map Balai Desa